Reality Checks di Anfield

satu kata, mengesalkan!! menyaksikan tim Liverpool kemarin seperti mengingat Reds saat ditangani Kenny. Tidak ada kreatifitas, tidak ada pola permainan yang jelas, ujung tombak yang bergerak seperti anak hilang, pertahanan yang tidak kompak dan paling membuat kepala pening adalah kiper yang sangat lambat reaksinya.Mungkin penyakit lama para pemain Liverpool kembali muncul, terbuai dengan hasif yang “positif” kemudian meremehkan lawan. Hasilnya 3-0 di 3/4 waktu pertandingan. hasil akhir 1-3 adalah hasil yang disasterous. benteke yang luar biasa performanya seperti membelah mentega dengan pisau panas. Pertahanan tuan rumah begitu mudah diterobos.
Buat apa menang dalam statistik jika kalah dalam jumlah gol! Come on Rodgers! This is a harsh reality checks for all Reds. Percobaan skema Rodgers benar-benar dipermainkan tim-tim lain. Begitu mudah ditembus dengan sekali dua kali counter.
Dan Reina… U Sucks! Kapan Anda mulai menahan bola dengan benar, Reina?! satu-satunya momen Reina memegang bola dengan benar adalah saat memungut bola dari dalam gawang! Pathetic!
Joe cole.. tidak perlu dikritik karena memang dia tidak ada andil apapun, allen? speechless! Stevie G… OMG! Trauma saat era Kenny kembali menghantui
Teman saya seorang Liverpudlian mengatakan, kita musti menerima, Liverpool adalah club yang punya sejarah besar namun telah menjadi sebuah club medioker.
Sebagai seorang Liverpudlian, saya yakin kemenangan akan diperoleh oleh Liverpool namun tidak akan berharap kejayaan yang instan.

#YNWA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s